Sabtu, 16 Oktober 2021

Raden Paku Mengubah Pesantren Menjadi Kerajaan Islam Yang Disegani (Part 2 End)


Raden Paku Jumeneng dengan nama Susuhunan Giri/Sunan Giri /Prabu Satmata. Susuhunan atau disebut juga Sunan yang berarti yang dihormati atau dijunjung tinggi. Sunan Giri membangun Kedatuan Giri dengan dibekali oleh ayahnya yang konon Syekh Maulana Ishak memberikan segenggam tanah untuk Sunan Giri mencari tanah yang sama seperti itu untuk dijadikan pusat penyebaran islam. Lambat laun pesantren Giri menjadi ramai dan banyak pengikut. Giri menjadi kerajaan islam yang sangat besar. Bahkan Kesultanan-Kesultanan Islam yang akan berdiri setidaknya meminta pengesahan legitimasi dari Sunan Giri.



                                                  


Kerajaan Giri Kedaton jaringannya sangat luas hubungannya dengan para Kesultanan yang ada di Nusantara. Pengaruhnya sampai ke Madura, Lombok, Maluku, Sulawesi dan Kalimantan. Sunan terkenal dengan tulisannya yang mengkritik pemerintahan Majapahit. Sunan Giri yang merupakan trah Majapahit tidak segan untuk mengkritik kebijakan-kebijakan yang mungkin dinilai kurang membela rakyat. Pada suatu ketika Majapahit geram dengan kritikan dan saran dari Sunan Giri. Dengan gaya khas bahasa Sunan Giri yang membuat puyeng Raja Majapahit mendengar debat kata-kata oleh sebab itu keris Kanjeng Sunan Giri disebut dengan Keris Kalamunyeng yaitu kalam artinya kata dan muyeng artinya puyeng. Majapahit dikala itu yang memasuki masa transisi yang kekuasaannya terbagi menjadi terbagi dua yaitu di Daha dan di Jenggala. Giri Kedaton tetap langgeng pada masa itu tidak dapat ditaklukan oleh kekuasaan sisa-sisa Majapahit. Sebelum jumeneng menjadi Prabu Satmata/Sultan Abdul Faqih Kanjeng Sunan Giri menjabat sementara Raja di Kesultanan Islam Demak hingga akhirnya terpilihlah Sultan Fatah/Raden Fatah sebagai Raja di Kesultanan Islam Demak sebagai Raja.



Banyak versi terkait R. Fatah adalah seorang Syarif yang artinya adalah keturunan garis lurus Nabi Muhammad melalui Fatimah Azzahra R.A. Apakah benar R. Fatah anak dari Brawijaya V? Siapakah Brawijaya V sebenarnya? Apakah benar ibunya R. Fatah Putri Sultan Champa? Nanti di bahasan selanjutnya saya akan coba kupas tuntas dari berbagai versi terkait R. Fatah/Sultan Islam Demak/Sultan Alam Akbar I.








Tidak ada komentar:

Posting Komentar